THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES
Showing posts with label chemical reaction. Show all posts
Showing posts with label chemical reaction. Show all posts

Monday, May 16, 2011

OKDASI-REDUKSI


Pendahuluan 

 Dalam kehidupan sehari – hari manusia tidak dapat lepas dari reaksi – reaksi kimia, yang paling sering dijumpai adalah reaksi redoks. Reaksi redoks sering digunakan dalam reaksi elektrolisis dan sel Volta, karena pada reaksi elektrosis dan sel volta melibatkan elektroda yang terjadi reaksi redoks yaitu adanya transfer elektron. Selain itu, itu dalam melakukan reaksi elektrosis dan sel Volta praktikan harus mampu menguasai reaksi redoks, karena reaksi redoks adalah ilmu dasar dari reaksi elektrosis dan sel Volta. Tujuan dilakukan percobaan ini adalah untuk mengetahui perubahan kimia pada reaksi redoks dan reaksi redoks tanpa menggunakan elektroda.
 Permasalahan yang akan dihadapi dalam percobaan ini adalah bagaimana cara mengetahui perubahan kimia pada reaksi redoks dan reaksi redoks tanpa menggunakan elektroda. 

Tag : redoks, oksidasi, reduksi, sel volta.elektrolisis

KONSTANTA DISSOSIASI ASAM LEMAH

 PENDAHULUAN

Setiap larutan pasti memiliki salah satu sifat yaitu asam, basa atau netral. Suatu larutan dikatakan asam apabila direaksikan dengan air akan menghasilkan ion hidronium (H3O+) sedangkan basa apabila direaksikan dengan air akan menghasilkan ion hidroksida (OH-). Larutan yang bersifat netral biasanya terbentuk dari asam kuat dan basa kuat. Ada juga larutan yang bersifat asam dan basa. Senyawa seperti ini disebut amfoter. Larutan bersifat asam, basa, atau garam dapat diketahui dengan indikator asam basa seperti kertas lakmus, larutan fenolftalein, metil merah, dll. Setiap larutan pasti mempunyai pH masing-masing, pH larutan asam<7, pH larutan basa>7 dan pH larutan netral=7. Nilai pH dapat diketahui dengan menggunakan indikator universal. Pada percobaan ini kita akan mereaksikan asam asetat dengan beberapa konsentrasi dengan senyawa Natrium asetat(NaCH3COO) dan Natrium hidroksida(NaOH).
Permasalahan yang timbul dalam percobaan ini yaitu bagaimana cara menentukan konstanta dissosiasi asam lemah(Ka). Tujuan dari percobaan ini sendiri yaitu menentukan konstanta dissosiasi asam lemah.

Kata kunci: Asam, Basa, Hidrolisis,, Buffer, indicator asam-basa